App Study Case - COVID-19 Info

May 2021 - This study case is written in Bahasa Indonesia, as well as the application.

Masalah

Masyarakat Indonesia kewalahan menghadapi pandemi. Berita simpang siur bertebaran, khususnya mengenai regulasi perjalanan selama pandemi. Dibutuhkan sistem untuk menyortir informasi sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Pengguna

Setelah menjalani UX research, target penggunanya adalah masyarakat Indonesia yang membutuhkan informasi mengenai regulasi perjalanan, informasi zona dan berita HOAX pada setiap daerah.

Flowchart

Awalnya ingin mengaplikasikan sitemap berdasarkan situs pegipegi, tetapi setelah banyak pertimbangan ternyata pengelompokan informasinya terlalu banyak.

Maka itu daerah akan dipilih terlebih dahulu dilanjutkan dengan kebijakan transportasinya. Selain itu terdapat dua navigasi bar yaitu home screen dan berita.

Wireframe, High Fidelity dan Wireflow

Tahap selanjutnya yaitu proses desain. Hasil flowchart dibuat seperti pada gambar yang tertera. Beberapa inspirasi didapatkan dari Pinterest dan Dribbble. Ilustrasi dan ikon juga didapatkan dari plugin Blush dan Iconify.

Pemilihan tipe "modal screen" dilterapkan agar user tidak merasa overwhelmed, terlebih karena informasi yang disajikan tidak terlalu banyak dan minim interaksi (user hanya membaca regulasinya saja). Maka setiap moda transportasi, modal pop-up screen lebih baik diimplementasikan daripada non-modal screen.

Usability Testing

Usability Testing dilakukan kepada 5 partisipan dengan meminta user melakukan 6 jenis task. UT dilakukan dengan aplikasi Maze.

Jenis tasknya:

  1. Mengetahui jenis zona pada DKI Jakarta

  2. Mengetahui regulasi transportasi kendaraan pribadi di DKI Jakarta

  3. Mendefinisikan berita HOAX

  4. Mengetahui regulasi transportasi pesawat di Bali

  5. Mengetahui regulasi kereta di Bali (disabled) untuk menyadari bahwa tombol tersebut disabled

  6. Mengetahui keputusan pemda di Bali

*hasil kuantitatif terdapat pada Notion

Hasil UT Interview Kualitatif

  • User 1: Informasi yang disajikan kurang lengkap

  • User 2: Butuh lembaga terpercaya yang dibutuhkan ketika menampilkan berita (Contoh: Kominfo). So far, aplikasinya fits its purpose, easy enough to use.

  • User 3: Informasi zona tidak fungsional, wording CTA bukan seperti hal yang harus diklik, seharusnya "Saya ingin tahu lebih lanjut"

  • User 4: So far tidak ada masalah, kebijakan transportasi di daerah lain berbeda posisi (awalnya kereta di urutan kedua, lalu tiba tiba di paling akhir)

  • User 5: Aplikasi ini memperlihatkan kebijakan dengan baik dan terstruktur, apalagi untuk yang berpergian dan mencari info dahulu. Sangat membantu untuk suatu saat ingin trip ke Bali, tidak harus mencari google atau cek traveloka atau tiket.com

Hasil Akhir

Feel free to explore around :)

Laporan lengkap tersedia di Notion


Screenshot